Yaitu :
1. Wanita yang digantung rambutnya dan otaknya mendidih karena tidak menutup rambutnya.
2. Wanita yang digantung lidahnya, dan tangannya dikeluarkan dari punggungnya sedang cairan aspal panas dituangkan pada tenggorokannya, karena menyakiti hati suaminya dengan lidahnya/kata-katanya.
3. Wanita yang digantung dengan buah dadanya karena menyusui anak orang lain tanpa izin suaminya.
4. Wanita yang diikat dengan tangannya karena keluar rumah tanpa izin suami dan tidak mandi wajib dari haid dan nifas.
5. Wanita yang diikat dengan kaki dan tangannya sampai ke ubun-ubun,
dibelit dan disengati ular dan kalajengking karena dia mampu untuk
mengerjakan shalat dan puasa tapi tidak mengerjakannya dan tiak mau
wudhu dan mandi wajib.
6. Wanita yang memakan badannya sendiri karena bersolek untuk dilihat laki-laki lain dan suka membicarakan aib orang lain.
7. Wanita yang menggunting-gun ting badannya karena suka memanjakan
diri (ingin terkenal) dan mempertontonkan perhiasannya di depan orang
banyak sehingga tertarik padanya.
8. Wanita berkepala babi dan badannya seperti keledai karena dia suka berdusta dan mengadu domba.
9. Wanita berbentuk seperti anjing dan api dimasukkan dari mulut hingga
keluar dari duburnya dan malaikat memukul-mukul kepalanya karena dia
ahli fitnah dan suka marah-marah pada suaminya.
10. Wanita
diikat kedua kakinya sampai ke payudara dan kedua tangannya sampai ke
ubun-ubun dan disengati ular dan kalajengking karena ia telah
mempersilahkan laki-laki lain untuk berzina dengannya.
Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah.
Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.
Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah
kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa
dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.
Islamic Girl ^^
Minggu, 23 Februari 2014
DAHSYATNYA SURAT AL-IKHLASH
RRasulullah Muhammad SAW pada suatu ketika bersabda:
”Demi Allah yang jiwaku di Genggamann-Nya,
”Demi Allah yang jiwaku di Genggamann-Nya,
sesungguhnya
QUL HUWALLAHU AHAD
itu tertulis di sayap malaikat Jibril a.s,
itu tertulis di sayap malaikat Jibril a.s,
ALLAHHUS
SOMAD itu tertulis disayap malaikat Mikail a.s,
LAMYALID
WALAM YUULAD tertulis pada sayap malaikat Izrail a.s,
WALAM
YAKULLAHU KUFUWAN AHAD tertulis pada sayap malaikat Israfil a.s.”.
Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
Ketika saya (Rasulullah SAW) isra’ ke langit, saya melihat Arasy di atas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap pilar itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari timur hingga ke barat.
Pada setiap padang itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca
surat Al-Ikhlas.
Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka:
”Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.”.
Riwayat Anas bin Malik juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas. Suatu ketika 70.000 malaikat diutus datang kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal. Kedatangan para malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari. 70.000 malaikat itu diutus hanya karena almarhum sering membaca surat ini. Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan malaikat Jibril datang kepada Nabiuntuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.
Rasulullah S.A.W bersabda:
Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga. (HR Qurthuby).
SubhanAllah....
Semoga kita bisa mengamalkannya setiap
waktu saudaraku...
TOLONG jANGAN DI ABAIKAN BEGITU SAJA.
Sabda Rasulullah SAW ;
"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan
orang membaca mengamalkannya maka dia
akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."
Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
Ketika saya (Rasulullah SAW) isra’ ke langit, saya melihat Arasy di atas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap pilar itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari timur hingga ke barat.
Pada setiap padang itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca
surat Al-Ikhlas.
Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka:
”Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.”.
Riwayat Anas bin Malik juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas. Suatu ketika 70.000 malaikat diutus datang kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal. Kedatangan para malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari. 70.000 malaikat itu diutus hanya karena almarhum sering membaca surat ini. Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan malaikat Jibril datang kepada Nabiuntuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.
Rasulullah S.A.W bersabda:
Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga. (HR Qurthuby).
SubhanAllah....
Semoga kita bisa mengamalkannya setiap
waktu saudaraku...
TOLONG jANGAN DI ABAIKAN BEGITU SAJA.
Sabda Rasulullah SAW ;
"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan
orang membaca mengamalkannya maka dia
akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."
Rabu, 13 November 2013
BERHIJAB
Bismillaahirrahmanirrahiim.
Hijabku adalah kehormatanku, tanpa hijab itu maka kehormatan itu tidak ada padaku, aku laksana telanjang meski aku telah memakai pakaian, meski telah berjilbab gaul, sama saja tetap telanjang tanpa hijabku yang syar'i.
Hijabku bukanlah tontonan, bukan barang yang akan aku pamerkan, maka hijabku itu tidak bermotif-motif atau bergaya-gaya agar terlihat modis dan menawan, hijabku itu menyembunyikan diriku dari pandangan manusia, bukan malah menarik perhatian mereka, hijabku melindungi aku dari bahaya dan keburukan pandangan manusia, insyaAllaah aku akan selalu aman dengannya.
Hijabku bukanlah mengikuti trend yang sedang berkembang, yang hari ini dipakai kemudian besok dilepas, hijabku adalah ketaatanku kepada Allaah Ta'ala, sebagai bukti ketundukan dan cintaku kepada-Nya.
Hijabku bukan barang eksperimen dan kreativitas, yang didesain begini dan begitu untuk inovasi dalam berhijab, telah ada suri tauladan yang baik, para ummahatul mu'minin radhiyallahu 'anha dalam mengenakannya.
Hijabku bukan perhiasan bagiku, yang kemudian aku berbangga memakainya namun berfoto-foto dan menyebarkan foto itu ke khalayak ramai, agar dilihat diriku telah berhijab, padahal aku telah berusaha menutupi diriku, wallahul musta'an.
Hijabku bukan untuk berbangga diri dengan membentuk segala "geng" hijabers atau yang lainnya. Meski aku bangga memakainya, itu kebanggaanku sebagai seorang muslimah.
Hijabku bukanlah tanda eksklusifitas diriku, aku tetap menjaga pergaulanku dengan tetanggaku dengan pergaulan yang baik, menyampaikan salam kepada mereka dan membantu jika mereka membutuhkan aku, dengan hijabku aku memberikan rasa aman kepada mereka bahwa aku bukanlah penggemar ghibah dan namimah, dengan hijabku aku berusaha menasihati dan memberikan contoh akan kemuliaan Islam bagi pemeluknya.
Hijabku bukanlah barang yang menakutkan, bukan citra kekerasan, namun didalamnya terdapat ketaatan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Rabb-ku, mutiara yang indah berkilau hanya ditemukan di dalam cangkang kerang yang gelap di dasar lautan, emas dan permata hanya di temukan di kedalaman tanah yang gelap gulita.
Dibalik hijab yang tebal dan gelap itu terdapat cinta kepadamu wahai saudari-saudariku, cinta karena Allaah, maka aku tidak ridha engkau mengumbar auratmu demi mendapatkan secuil pandangan kagum yang hina dan penuh syahwat, atau sedikit pujian licik penuh kepalsuan.
Hijabku senantiasa selalu bersamaku ketika aku keluar dari istanaku, jika memang aku harus keluar dan tidak ada yang mewakili aku, hijabku memerintahkan kepada semua mata lelaki yang bukan mahramku, agar mereka mengalihkan pandangan mereka dariku, tundukkan pandangan itu, aku bukanlah milikmu, bertaqwalah kepada Allaah dan berpalinglah dariku.
Hijabku adalah kehormatanku, tanpa hijab itu maka kehormatan itu tidak ada padaku, aku laksana telanjang meski aku telah memakai pakaian, meski telah berjilbab gaul, sama saja tetap telanjang tanpa hijabku yang syar'i.
Hijabku bukanlah tontonan, bukan barang yang akan aku pamerkan, maka hijabku itu tidak bermotif-motif atau bergaya-gaya agar terlihat modis dan menawan, hijabku itu menyembunyikan diriku dari pandangan manusia, bukan malah menarik perhatian mereka, hijabku melindungi aku dari bahaya dan keburukan pandangan manusia, insyaAllaah aku akan selalu aman dengannya.
Hijabku bukanlah mengikuti trend yang sedang berkembang, yang hari ini dipakai kemudian besok dilepas, hijabku adalah ketaatanku kepada Allaah Ta'ala, sebagai bukti ketundukan dan cintaku kepada-Nya.
Hijabku bukan barang eksperimen dan kreativitas, yang didesain begini dan begitu untuk inovasi dalam berhijab, telah ada suri tauladan yang baik, para ummahatul mu'minin radhiyallahu 'anha dalam mengenakannya.
Hijabku bukan perhiasan bagiku, yang kemudian aku berbangga memakainya namun berfoto-foto dan menyebarkan foto itu ke khalayak ramai, agar dilihat diriku telah berhijab, padahal aku telah berusaha menutupi diriku, wallahul musta'an.
Hijabku bukan untuk berbangga diri dengan membentuk segala "geng" hijabers atau yang lainnya. Meski aku bangga memakainya, itu kebanggaanku sebagai seorang muslimah.
Hijabku bukanlah tanda eksklusifitas diriku, aku tetap menjaga pergaulanku dengan tetanggaku dengan pergaulan yang baik, menyampaikan salam kepada mereka dan membantu jika mereka membutuhkan aku, dengan hijabku aku memberikan rasa aman kepada mereka bahwa aku bukanlah penggemar ghibah dan namimah, dengan hijabku aku berusaha menasihati dan memberikan contoh akan kemuliaan Islam bagi pemeluknya.
Hijabku bukanlah barang yang menakutkan, bukan citra kekerasan, namun didalamnya terdapat ketaatan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Rabb-ku, mutiara yang indah berkilau hanya ditemukan di dalam cangkang kerang yang gelap di dasar lautan, emas dan permata hanya di temukan di kedalaman tanah yang gelap gulita.
Dibalik hijab yang tebal dan gelap itu terdapat cinta kepadamu wahai saudari-saudariku, cinta karena Allaah, maka aku tidak ridha engkau mengumbar auratmu demi mendapatkan secuil pandangan kagum yang hina dan penuh syahwat, atau sedikit pujian licik penuh kepalsuan.
Hijabku senantiasa selalu bersamaku ketika aku keluar dari istanaku, jika memang aku harus keluar dan tidak ada yang mewakili aku, hijabku memerintahkan kepada semua mata lelaki yang bukan mahramku, agar mereka mengalihkan pandangan mereka dariku, tundukkan pandangan itu, aku bukanlah milikmu, bertaqwalah kepada Allaah dan berpalinglah dariku.
Minggu, 27 Oktober 2013
KECANTIKAN
BismillaahirRahmaanirRahiim ..
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Memiliki Mata Yang Indah, Melainkan Ia Yang Selalu Menjaga Pandangan Matanya.
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Memiliki Senyum Yang Menawan, Melainkan Ia Selalu Tersenyum Karena Ibadah.
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Memiliki Bibir Terindah, Melainkan Ia Yang Memiliki Bibir Untuk Slalu Berzikir.
Cantik Itu ..
Bukan Karena Ia Yang Selalu Menggunakan Make Up Yang Mahal Di Wajahnya, Melainkan Ia Yang Selalu Membasuh Wajahnya Dengan Air Wudhu.
Cantik Itu..
Bukan Ia Yang Memiliki Tubuh Yang Indah, Melainkan Ia Yang Selalu Menghijab Tubuhnya Dengan Pakaian-Pakaian Santun.
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Selalu Menolong, Melainkan Ketulusan Hatinya Saat Ia Menolong.
Cantik Itu ..
Ada Pada Hatimu Yang Tercantik..
Karena Kecantikan Hatimu Akan Memancarkan Cahaya Di Wajahmu ..
Jadikanlah Hatimu Lebih Cantik Dari Wajahmu Wahai Saudariku…
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Memiliki Mata Yang Indah, Melainkan Ia Yang Selalu Menjaga Pandangan Matanya.
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Memiliki Senyum Yang Menawan, Melainkan Ia Selalu Tersenyum Karena Ibadah.
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Memiliki Bibir Terindah, Melainkan Ia Yang Memiliki Bibir Untuk Slalu Berzikir.
Cantik Itu ..
Bukan Karena Ia Yang Selalu Menggunakan Make Up Yang Mahal Di Wajahnya, Melainkan Ia Yang Selalu Membasuh Wajahnya Dengan Air Wudhu.
Cantik Itu..
Bukan Ia Yang Memiliki Tubuh Yang Indah, Melainkan Ia Yang Selalu Menghijab Tubuhnya Dengan Pakaian-Pakaian Santun.
Cantik Itu ..
Bukan Ia Yang Selalu Menolong, Melainkan Ketulusan Hatinya Saat Ia Menolong.
Cantik Itu ..
Ada Pada Hatimu Yang Tercantik..
Karena Kecantikan Hatimu Akan Memancarkan Cahaya Di Wajahmu ..
Jadikanlah Hatimu Lebih Cantik Dari Wajahmu Wahai Saudariku…
Langganan:
Komentar (Atom)