Bismillaahirrahmanirrahiim.
Hijabku adalah kehormatanku, tanpa hijab itu maka kehormatan itu tidak
ada padaku, aku laksana telanjang meski aku telah memakai pakaian, meski
telah berjilbab gaul, sama saja tetap telanjang tanpa hijabku yang
syar'i.
Hijabku bukanlah tontonan, bukan barang yang akan aku
pamerkan, maka hijabku itu tidak bermotif-motif atau bergaya-gaya agar
terlihat modis dan menawan, hijabku itu menyembunyikan diriku dari
pandangan manusia, bukan malah menarik perhatian mereka, hijabku
melindungi aku dari bahaya dan keburukan pandangan manusia, insyaAllaah
aku akan selalu aman dengannya.
Hijabku bukanlah mengikuti
trend yang sedang berkembang, yang hari ini dipakai kemudian besok
dilepas, hijabku adalah ketaatanku kepada Allaah Ta'ala, sebagai bukti
ketundukan dan cintaku kepada-Nya.
Hijabku bukan barang
eksperimen dan kreativitas, yang didesain begini dan begitu untuk
inovasi dalam berhijab, telah ada suri tauladan yang baik, para
ummahatul mu'minin radhiyallahu 'anha dalam mengenakannya.
Hijabku bukan perhiasan bagiku, yang kemudian aku berbangga memakainya
namun berfoto-foto dan menyebarkan foto itu ke khalayak ramai, agar
dilihat diriku telah berhijab, padahal aku telah berusaha menutupi
diriku, wallahul musta'an.
Hijabku bukan untuk berbangga diri
dengan membentuk segala "geng" hijabers atau yang lainnya. Meski aku
bangga memakainya, itu kebanggaanku sebagai seorang muslimah.
Hijabku bukanlah tanda eksklusifitas diriku, aku tetap menjaga
pergaulanku dengan tetanggaku dengan pergaulan yang baik, menyampaikan
salam kepada mereka dan membantu jika mereka membutuhkan aku, dengan
hijabku aku memberikan rasa aman kepada mereka bahwa aku bukanlah
penggemar ghibah dan namimah, dengan hijabku aku berusaha menasihati dan
memberikan contoh akan kemuliaan Islam bagi pemeluknya.
Hijabku bukanlah barang yang menakutkan, bukan citra kekerasan, namun
didalamnya terdapat ketaatan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah
Rabb-ku, mutiara yang indah berkilau hanya ditemukan di dalam cangkang
kerang yang gelap di dasar lautan, emas dan permata hanya di temukan di
kedalaman tanah yang gelap gulita.
Dibalik hijab yang tebal dan
gelap itu terdapat cinta kepadamu wahai saudari-saudariku, cinta karena
Allaah, maka aku tidak ridha engkau mengumbar auratmu demi mendapatkan
secuil pandangan kagum yang hina dan penuh syahwat, atau sedikit pujian
licik penuh kepalsuan.
Hijabku senantiasa selalu bersamaku
ketika aku keluar dari istanaku, jika memang aku harus keluar dan tidak
ada yang mewakili aku, hijabku memerintahkan kepada semua mata lelaki
yang bukan mahramku, agar mereka mengalihkan pandangan mereka dariku,
tundukkan pandangan itu, aku bukanlah milikmu, bertaqwalah kepada Allaah
dan berpalinglah dariku.